Berikut adalah cara instalasi Ubuntu Server v20.04
Bahan bahan:
- Virtual Box (tempat melakukan uji coba instalasi ubuntu server secara virtual)
- Os Ubuntu Server v20.04
Langkah langkah instalasi Ubuntu server di virtual box
1. Buka aplikasi virtual box lalu klik new untuk membuat virtualisasi baru.
2. Berikan nama pada kolom pertama yang ada di gambar, lalu masukan file ISO ubuntu ke kolom ketiga yang ada pada gambar tersebut.
3. Buat password sesuai yang kalian inginkan dan samakan hostname kalian dengan nama kalian diawal pembuatan virtualisasi baru.
4. Buat ram tidak usah di ubah untuk percobaan pertama, untuk kali ini defaultnya di ram 2 GB. Penggunaan ram juga bisa disesuaikan sesuai kebutuhan masing masing.
5. Masukan penyimpanan yang ingin dibutuhkan, untuk percobaan kali ini saya menggunakan 25 GB untuk sebagai testing.
6. Shutdown terlebih dahulu jika tampilan sudah dalam keadaan starting. Dengan cara klik file dipojok kiri atas lalu pilih close, atau kalian pergi ke pojok kanan atas dan klik tanda silang (x). Lalu pilih Power off the machine.
7. Klik menu seting, lalu pilih mode expert dan masuk ke menu network.
8. Untuk adapter 1 ubah Attached to nya menjadi Bridged Adapter dan matikan Cable Connectednya. Kemudian tambahkan adapter 2 dan ubah Attached to nya menjadi Host-only Adapter, dan nyalakan Cable Connectednya.
Pengaturan menggunakan Bridged Adapter, yang memungkinkan mesin virtual terhubung langsung ke jaringan fisik komputer host, seolah-olah itu adalah perangkat terpisah yang terhubung ke jaringan lokal atau internet. Ini memberi mesin virtual akses penuh ke jaringan eksternal.
Pada adpater 2 digunakan Host-Only Adapter, yang hanya menghubungkan mesin virtual dengan komputer host, tanpa akses ke jaringan luar seperti internet. Mesin virtual hanya dapat berkomunikasi dengan host dan VM lain yang terhubung ke jaringan host-only ini. Pada kedua pengaturan, status Cable Connected menunjukkan bahwa koneksi jaringan aktif di mesin virtual.
9. Lakukan start lagi pada virtualisasi nya dan pilih bahasa yang ingin digunakan, karena mayoritas orang orang menggunakan bahasa English, maka saya menggunakan bahasa English. Klik pilihan tersebut dengan klik spasi. Memilih bahasa ini supaya dalam praktek kerja internasional maka kalian akan lancar dalam bahasa tersebut.
Lalu klik done hingga ketemu pilihan setting network connections.
10. Jadi disini kita akan konfigurasi network server kita untuk pilihan pertama yakni yang bridge, disini kita setting gateway serta subnet nya sama dengan ip yang ada di perangkat sedangkan di pengisian ip address bisa diganti oktet terakhirnya.
Untuk IP yang saya gunakan adalah IP yang ada didalam internet. dengan cara buka pengaturan, pilih Network & Status lalu pilih menu Change adapter options. Jika sudah pilih internet yang ingin kalian ketahui IP nya lalu klik detail.
Untuk yang kedua masukan IP bebas sesuai yang kalian inginkan, IP yang saya gunakan adalah 11.11.11.0/24. Lalu klik save dan klik done. Dan jika ada pilihan continue without updating kalian klik saja.
11. Berikutnya pilih adding gpt untuk menyesuaikan penyimpanan/storage yang ingin digunakan. Tiga gambar ini menunjukkan langkah-langkah dalam membuat partisi saat menginstal Ubuntu di VirtualBox. Pada gambar pertama, partisi root (/) dibuat dengan ukuran 10 GB dan diformat menggunakan sistem file ext4.
Gambar kedua menunjukkan pembuatan partisi swap sebesar 5 GB, yang digunakan untuk memori virtual, dengan format swap.
Gambar ketiga menunjukkan pembuatan partisi home (/home) sebesar 10 GB, juga diformat dengan ext4, yang digunakan untuk menyimpan data pengguna. Ketiga partisi ini membantu mengorganisir sistem dengan memisahkan sistem operasi, memori virtual, dan data pengguna.
12. Klik Continue
13. Masukan atau isi nama dan username sesuai yang kalian inginkan. Anda diminta untuk memasukkan informasi pengguna yang akan digunakan untuk mengakses sistem setelah instalasi Ubuntu selesai. Berikut adalah penjelasan tentang masing-masing kolom yang ada:
-
Your name: Kolom ini digunakan untuk memasukkan nama lengkap Anda (misalnya, "Akbar") yang akan digunakan sebagai referensi dalam sistem, seperti nama pengguna dalam konteks tertentu.
-
Your server's name: Ini adalah nama komputer atau server yang akan digunakan untuk mengidentifikasi sistem di jaringan (misalnya, "akbar_tk"). Ini berguna jika Anda ingin mengakses server ini dari komputer lain melalui SSH atau jaringan.
-
Pick a username: Nama pengguna (misalnya, "akbar") yang akan Anda gunakan untuk login ke sistem.
-
Choose a password dan Confirm your password: Anda diminta untuk memasukkan kata sandi yang akan digunakan bersama dengan nama pengguna untuk login ke sistem.

silangkan bagian Install OpenSSH server lalu klik done. Jika Anda mengklik pada kotak merah yang bertuliskan "Install OpenSSH server", maka saat proses instalasi Ubuntu berlangsung, sistem akan menginstal paket OpenSSH server. Ini akan memungkinkan komputer virtual Anda (Ubuntu di VirtualBox) untuk menerima koneksi SSH dari komputer lain.
14. jika sudah ada tulisan "reboot now" maka bisa kalian tekan dan sistem akan memulai ulang. Ketika Anda mengklik "Reboot Now" setelah proses instalasi Ubuntu selesai, sistem akan melakukan restart atau reboot. Ini berarti komputer virtual (atau mesin fisik) akan dimulai ulang, dan proses booting akan dimulai dari awal.
Jika sistem sudah menyala kembali dan muncul tulisan seperti "username@nama server" maka dapat dipastikan server sudah berjalan dengan lancar
Setelah menekan Reboot Now maka akan muncul tampilan berikut yang berarti server telah siap digunakan:
Sekian Dan Terima Kasih...
0 Komentar